
Kedungsoka, 12 februari 2026 – Sebuah pohon besar tumbang dan menutup akses jalan utama yang menghubungkan Kampung Kalikeranjnag sampai Ciaraginggang pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kejadian tersebut diduga akibat kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir yang kurang baik, disertai angin kencang dan hujan, sehingga menyebabkan pohon tidak mampu menahan terpaan angin dan akhirnya tumbang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah RT 09/003 sampai dengan RT 17/004. Menurut informasi yang dihimpun, pohon tumbang terjadi secara tiba-tiba pada dini hari sehingga menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, akses mobilitas warga menjadi terhambat. Sejumlah warga yang hendak berangkat bekerja, siswa yang akan berangkat ke sekolah, serta para petani yang akan menuju ladang tidak dapat melintas.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Desa Kedungsoka bersama masyarakat setempat langsung melakukan upaya penanganan dengan bergotong royong membersihkan batang dan ranting pohon yang menutup jalan. Kepala Desa Kedungsoka, Bapak Sahrani, turut hadir langsung di lokasi kejadian untuk memimpin dan membantu proses pembersihan.
Selain itu, Babinsa Kecamatan Puloampel juga turun langsung ke lapangan untuk membantu proses evakuasi pohon tumbang bersama warga dan aparatur desa. Demi menjaga keselamatan petugas dan masyarakat selama proses pembersihan berlangsung, aliran listrik di sekitar lokasi sempat diputus sementara pada pagi hari.
Kepala Desa Kedungsoka, Bapak Sahrani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan kejadian tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat, Babinsa, serta seluruh pihak yang telah sigap dan kompak dalam melakukan gotong royong membersihkan jalan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, sehingga pemadaman listrik sementara dilakukan agar proses pembersihan berjalan aman. Mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat beberapa hari terakhir, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang maupun bencana lainnya,” ujar beliau.
Setelah dilakukan pembersihan secara bersama-sama, akses jalan utama yang menghubungkan Kampung Kalikeranjnag dan Ciaraginggang akhirnya dapat dilalui kembali. Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan sudah kembali lancar dan aktivitas masyarakat telah berjalan normal seperti biasa
